Ingin Mengenal Teori Kepribadian? Definisi, Karakteristik dan Faktor yang Menyebabkan Keberagaman

Kepribadian merupakan salah satu bagian kajian dari psikologi yang lahir dengan tujuan untuk mengembangkan teori yang menjelaskan fenomena perilaku manusia.

Berbicara mengenal teori kepribadian maka seseorang teoritikus sangat identik memberangkatkan teorinya bertolak dari sudut pandang falsafah tentang hakikat manusia.

Definisi Teori Kepribadian

Teori dapat diartikan sebagai (a) sekumpulan asumsi (dugaan, asumsi, atau tanggapan) yang relevan, dan secara sistematis saling berkaitan; (b) hipotesis atau spekulasi tentang kenyataan yang belum diketahui kebenaran nya secara pasti, sebelum di verifikasi kebradaannya (c) sekumpulan asumsi tentang keterkaitan antara peristiwa-peristiwa empiris (fenomena). Sedangkan definisi lainnya menjelaskan bahwa teori sebagai model tentang kenyataan yang membantu kita untuk memahami, menjelaskan, memprediksi, dan mengontrol tentang kenyataan tersebut.

Teori mempunyai ciri-ciri (a) jelas, dapat dipahami, (b) kompherensif dapat mnejelaskan banyak fenomena yang berkaitan (c) eksplesit, faktanya dapat diuji atau dites (d) persimoni, dapat menjelaskan data secara sederhana, dan (e) dapat menghasilkan penelitian lanjutan yang berguna.

sedangakan kepribadian merupakan terjemahan dari kata personality. Kata personality berasal dari bahsa latin persona yang artinya topeng yang digunakan aktor dalam pertunjukan, dalam pertunjukan tersebut aktor menyembunyikan yang asli dan menampilkan diri sesuai dengan kepribadian topeng yang dipakai.

Teori Kepribadian dan Faktor yang Menyebabkan Keberagamannya

Sampai saat ini banyak sekali teori kepribadia. setiap teori menjelaskan dengan bangunan teorinya tentang aspek kepribadian, Beeberapa teori merupakan teori grand seperi teori psikoanalisis dan teori self efikasi dan dianggap beberapa kalangan sebagai teori yang kompherensif.

Secara garis besarteori personality secara mayoritas ada 5 persfiektif

1. Persfektif Psiko Dinamika

Teori ini menekankan bahwa proses bawah sadar lah yang membangun kepribadian, pentingnya dorongan seksual, sedangkan hal yang paling menentukan daslam perilaku adalah pengalaman kanak-kanak, konflik bawah sadar. teori utama meliputi : id, ego, super ego, represi, fiksasi, oedikpus complex.

2. Persfektif Belajar

Teori menekankan pada paroses bahaimana kepribadian dipelajari, hal yang paling mementukan dalam membentuk perilaku adalah proses pengkondisian. Teori utama meliputi : stimulus-respon,reinforcement, pengkondisian klasikal, pengkondisian operant.

3. Persfektif Humanis

Teori ini menekankan pada perubahan alami dalam pertumbuhan psikologis, faktor penentu dalam pembentuk perilaku adalah tendensi adalah aktualisasi. Teori utama meliputi fenomenologi, penghargaan positif yang tulus, aktualisasi diri.

4. Persfektif Kognitif

Teori ini menekankan pada bagaimana seseorang memproses informasi tentang dirinya dan dunianya, faktor penentu dalam membentuk perilaku adalah Proses Kognitif. Teori utama meliputi Skema, Atribusi, tujuan, self regulasi.

5. Persfektif Biologi

Teori ini menekankan pada atonomi dan visiologis dari sistem nervous, termasuk pengaruh genetik dan evolusi. Sedangkan faktor penentu dalam pembentuk perilaku adalah aktivitas otak, aktivitas lain dalam sistem nervous. teori utama berkaitan dengan neurotransmitter.

Karakteristik Kepribadian

Kata kunci dari kepribadianadlah adjustment. Menurut Alexander penyesuaian dapat diartikan sebagai suatu respon individu, baik yang bersifat behavioral maupun mental dalam upaya mengatasi-kebutuhan dari dalam diri, tegangan emosional, frustasi dan konflik dan memlihara keharmoinisan antara pemenuhan kebutuhan tersebut dengan tuntutan (norma) lingkungan.

Hurlock mengemukakan bahwa karakteristik penyesuaian yang sehat atau kepribadian yang sehat ditandai dengan:

  1. Mampu menilai diri secara realistis artinya mampu menilai kelebihan dan kekurangan diri apa adanya.
  2. Mampu menilai situasi secara realistis artinya mampu menghadapi situasi yang dialami secara realisitis dan mau menerima secara wajar, serta tidak bersifat perfeksionis.
  3. Mampu menilai perestasi yang diperoleh secara relisitis, terhadap prestasi yang diperoleh seseorang tidak sombong, sedangkan bila gagal tidak mngalami fustasi yang berlebihan namun malah bisa bersikap penuh harpan.
  4. Menrima tanggung jawab, mempunyai keyakinan danmempunyai semnangat untuk bisa menjalankan dan mengatasi masalah dengan baik.
  5. Kemandirian
  6. Dapat mengontrol emosi
  7. Berorientasi tujuan
  8. Berorientasi keluar
  9. Penerimaan sosial.
  10. Memiliki filfasat hidup
  11. Kebahagiaan

sedangkan kepribadian yang kurang sehat ditandai dengan karakteristik:

  1. Mudah marah.
  2. Menunjukan kekhawatiran dan kecemasan.
  3. Sering merasa tertekan.
  4. Bersikap kejam atau suka mengganggu orang yang lebih muda dan mengganggu heewan.
  5. Tidak mampu menghindari perilaku yang menyimpang.
  6. Terbiasa berbohong.
  7. Hiperaktif.
  8. Memusuhi semua bentuk otoritas.
  9. Semangat mengkritik atau mencomoohorang lain.
  10. Sulit tidur.
  11. Kurang Bertanggung jawab.
  12. Sering Pusing kepala (meskipun penyebabnya bukan bersifat organis).
  13. Kurang memiliki kesadaran untuk menaati ajaran agama.
  14. Bersikap pesimis dalam menghadapi kehidupan.
  15. Kurang bergairah dalam menghadapi kehidupan.

jadi itu definisi, karakteristik dan faktor yang menyebabkan keberagaman kepribadian. semoga bermanfaat

Leave a comment