Phobia : Ablutophobia

Ablutophobia (si phobia unik) phobia takut mandi.

Takut mandi? Tentunya hal ini menjadi hal yang sangat tabu, terutama di negara seperti Indonesia yang mayoritas masyarakatnya menerapkan kebiasaan mandi dua kali sehari. Meskipun aneh, tapi ablutophobia atau fobia terhadap mandi adalah hal yang nyata. 

Apa itu Ablutophobia?

Ablutophobia adalah ketakutan yang tidak wajar untuk mandi, membersihkan diri, atau mencuci. Kondisi ini merupakan gangguan kecemasan yang termasuk dalam kategori fobia spesifik.

Fobia spesifik sendiri merupakan ketakutan irasional yang berpusat di sekitar situasi tertentu. Kondisi ini jarang terjadi, tapi termasuk ke dalam kondisi yang cukup serius karena dapat merepotkan kehidupan sehari-hari apabila tidak ditangani. Dan fobia ini biasanya terjadi pada anak-anak dan wanita.

Penyebab Ablutophobia

Berikut adalah beberapa kondisi yang mungkin menjadi penyebab ablutophobia:

  • Peristiwa masa lalu yang traumatis. Peristiwa ini bisa dialami sendiri atau Anda sekedar menyaksikannya langsung maupun dari media lain seperti film.
  • Berkembang dari ketakutan orang lain. Apabila Anda menyaksikan orang terdekat Anda memiliki ketakutan terhadap suatu hal, Anda juga dapat memiliki ketakutan yang sama, terutama jika Anda menyaksikannya di masa kecil.
  • Perubahan fungsi otak. Cedera dan penuaan juga dapat menyebabkan perubahan fungsi otak yang dapat memicu ablutophobia.
  • Kebiasaan masa kecil. Anak kecil cenderung menghindari waktu mandi, karena takut atau alasan sederhana lainnya, kebiasaan ini dapat terbawa hingga dewasa dan menyebabkan ablutophobia.

Gejala Ablutophobia

Seseorang dengan ablutophobia sangat kesulitan untuk mandi dan membersihkan diri. Mereka cenderung berusaha untuk menyamarkan bau badannya dengan cara lain seperti menggunakan banyak deodorant atau parfum.

Gejala fisik dari ablutophobia meliputi:

  • Denyut nadi cepat
  • Sulit bernapas
  • Pusing hingga kehilangan kesadaran
  • Tiba-tiba merasa panas atau dingin
  • Sesak napas
  • Gemetar
  • Berkeringat
  • Mual
  • Mulut kering

Gejala ini dapat muncul ketika seseorang dengan ablutophobia dipaksa untuk mandi. Bahkan seseorang dengan ablutophobia dapat merasa cemas hanya karena berpikir tentang mandi.

Seorang dengan ablutophobia mungkin saja berpikir dirinya akan mengalami kejadian buruk seperti mengalami gangguan saraf, pingsan, atau bahkan mati jika mereka mandi.

10 Manfaat Berfikir Positif

Manusia terkadang memiliki kecenderungan untuk memikirkan hal yang negatif terlebih dahulu. Padahal, berpikir positif jauh lebih bermanfaat daripada terus-menerus menerapkan pola pikir negatif.

Berpikir positif tidak berarti Anda menolak melihat hal-hal yang negatif. Anda menerima keduanya, tetapi tetap berusaha optimis dan memiliki pemikiran positif. Terdapat berbagai manfaat berpikir positif, mulai dari mengatasi stres sampai meningkatkan daya tahan tubuh.

Manfaat Berfikir Positif

Manfaat berpikir positif tidak hanya agar Anda bisa terus terpacu mencapai tujuan yang diinginkan. Faktanya terdapat manfaat berpikir positif secara fisik dan mental. Lantas, apa saja kegunaannya

  1. Mengatasi stress (stress Management)
    Berfikir positif membantu kita mengatasi stress, mengabaikan fikiran negatif, mengganti fikiran pesimis menjadi optimis, mengurangi kecemasan dan mengurangi stress. Ketika kita mengembanhkan pikiran positif anda bisa mengontrol pikiran anda menjadi lebih baik.
  2. Menjadi lebih sehat (Healty)
    Pikiran kita secara langsung mempengaruhi tubuh dan bagaimana cara kerjanya. Ketika ada mengganti pikiran negatif dengan ketenangan, kepercayaan dan kedamaian, bukannya dengan kebencian, kecemasan dan ke khawatiran maka kita akan merasakan kesejahtraan. Dan ini berarti kita tak mengalami gangguan saat kita tidur, tidak merasakan ketegangan otot, kecemasan dan kelelahan. Orang-orang yang erfikir negatif lebih mudah mengalami depresi.
  1. Meningkatkan fokus (Focus)
    Menggunakaan pikiran positif membantu kita lebih fokus saat memghadapi masalah. Jika kita erfikir negatif akan membuang-buang waktu dan energi kita.
  2. Bisa mengatur waktu lebih baik (Time Management)
    Dengan meningkatkan fokus serta kemampuan dan membuat keputusan menjadi lwbih baik, kita akan lebih terorganisir. Ini akan membantu kita mendapatkan lebih banyak waktu diri dan orang yang kita cintai.
  3. Lebih sukses dalam hidup (Succes)
    Sikap positif tak hanya meningkatkan fokus kita dan lebih bisa mengatur waktu lebih baik tetapi mengarahkan kita pada kebahagiaan dan keberhasilan saat mengubah hidup kita.
  4. Memiliki banyak Teman (Acquintances)
    Kita berfikir positif, kita akan menarik perhatian orang-orang dan ketika orang-orang tersebut dekat dengan kita mereka akan merasa nyaman.
  1. Manjadi pemberani (Brave)
    Ketakutan berasal dari pikiran negatif. Menjadi pemikir positif akan menghilangkan
    Rasa takut.
  2. Hidup lebih bahagia (happines)
    Percaya diri merupakan suatu fakta bahwa kita bahagia menjadi diri kita sendiri dan tidak.mencoba untuk menjadi orang lain.
  3. Percaya diri (Confident)
    Dengan berpikir positif kita akan lebih percaya diri dan tidak mencoba untuk menjadi orang lain. Jika kita tidak percaya diri kita tidak akan pernah mendapatkan kehidupan yang lenih baik.
  4. Bisa mengambil keputusan (smart-decision)
    Berfikir positif mencegah kita memilih keputusan yang salah atau melakukan hal yang bodoh yang kemudian kita sesali. Berfikir positif membuat kita mengambil keputusan dengan cepat.